Ringkasan Materi Bahasa Indonesia 3

Posted: Desember 24, 2009 in Uncategorized
Tag:, , , , , ,

Pengetian Menyimak
Menyimak adalah mendengar untuk memahami apa yang dikatakan orang lain dengan konsentrasi penuh.

Tujuan menyimak
1.Memperoleh pengetahuan dari bahan ujaran si pembicara
2.Memikmati keindahan terhadap sesuatu (seni)
3.Unutuk mengevaluasi atau memberikan penilaian terhadap apa yang disimaknya
4.Menyimak untuk mengapresisi materi simakan
5.Menyimak untuk mengkomunikasikan ide-ide atau gagasan-gagasan

Tehnik pembelajaran menyimak
1.dengar – ulang ucap
2.dengar – tulis
3.dengar – kerjakan
4.dengar – terka
5.memperluas kalimat
6.menemukan benda
7.siman berkata
8.menyelsaikan cerita
9.bisik berantai
10.identifikasi kata kunci
11.identifikasi kalimat topik
12.merangkum
13.parafrase
14.menjawab pertanyaan

Pengertian Berbicara
Berbicara adalah kemampuan mengungkapkan pendapat atau pikiran dan perasaan kepada seseorang atau kelompok secara lisan, baik secara berhadapan ataupun dengan jarak jauh.

Tujuan berbicara
1.Menjelaskan suatu proses
2.Menguraikan, menafsirkan, atau menginterpretsikan sesuatu hal
3.Memberi, menyebarkan, atau menanamkan pengetahuan
4.Menjelaskan kaitan, hubungan, relasi antara benda, hal, atau peristiwa

Metode pengajaran berbicara
1.ulang ucap
2.lihat ucap
3.memerikan
4.menjawab pertanyaan
5.bertanya
6.pertanyaan menggali
7.melanjutkan cerita
8.menceritakan kembali
9.percakapan
10.parafrase
11.reka cerita gambar
12.memberi petunjuk
13.melaporkan
14.bermain peran
15.wawancara
16.diskusi
17.bertelepon
18.dramatisasi

Hubungan Menyimak dengan Berbicara
Keduanya merupakan kegiantan komunikasi dua arah yang langsung. Menyimak bersifat reseptif, sedangkan berbicara produktif. Guru dituntut untuk mampu memodifikasi aktivitas pembelajaran agar siswa mampu untuk melaksanakan kegiatan komunikasi baik satu arah, dua arah, maupun multi arah. Aktivitas yang dapat dilakukan yaitu metode diskusi kelompok, tanya jawab, dan lain sebagainya.

Pengertian Membaca
Tampubolon (1993) menjelaskan pada hakekatnya membaca adalah kegiatan fisik dan mental untuk menemukan makna dari tulisan, walaupun dalam kegiatan itu terjadi proses pengenalan huruf-huruf. Dikatakan kegiatan fisik, karena bagian-bagian tubuh khususnya mata, yang melakukannya. Dikatakan kegiatan mental karena bagian-bagian pikiran khususnya persepsi dan ingatan, terlibat didalamnya. Dari definisi ini, kiranya dapat dilihat bahwa menemukan makna dari bacaan (tulisan) adalah tujuan utama membaca, dan bukan mengenali huruf-huruf.

Prinsip Pengajaran Membaca
1.Ketahui latar pengetahuan siswa
2.Membangun kosakata yang kuat
3.Ajari pemahaman
4.Meningkatkan kelancaran membaca (kecepatan membaca)
5.Ajarkan strategi membaca
6.Membuat penilaian dan evaluasi

Beberapa Teknik Pembelajaran Membaca
Banyak usaha dan penelitian yang telah dilakukan untuk mengembangkan teknik pembelajaran membaca yang baik dan efektif. Beberapa teknik pembelajaran membaca yang populer diterapkan dapat disebutkan berikut ini (Harmer, 2001: 210-227; Suyatno, 2004; Anderson, 2003).
1.membaca cepat
2.membaca secara bergantian
3.presenter: teknik ini bertujuan agar siswa dapat melisankan teks layaknya presenter atau MC dengan lafal, intonasi, dan tanda baca yang terukur
4.membaca teks pidato: mengajak siswa untuk mempresentaskan teks pidato dengan cara membacanya
5.membaca berita: siswa diajak menyampaikan informasi dengan intonasi dan nada yang sesuai
6.membaca intensif: siswa dapat memahami bacaan secara intensif, tanpa bersuara, dan tuntas
7.membaca ekstensif: siswa diajak untuk mengintegrasikan isi berbagai bacaan dengan topik serupa dan dapat menjelaskan inti bacaan tersebut
8.membaca kritis: siswa diajak memberikan komentar mengenai apa yang mereka baca
9.membaca memindai: teknik ini mengajak siswa menemukan secara cepat kata-kata tertentu yang dianggap penting dalam bacaan
10.memberi catatan bacaan: siswa diharapkan dapat membuat catatan dengan memberikan kalimat kunci dalam bacaan
11.mengubah bacaan ke dalam gambar: teknik ini mengajak siswa untuk memaknai bacaan dengan cara membuat gambar menurut persepsinya

Pengertian Menulis
Menulis adalah aktivitas seseorang dalam menuangkan ide-ide, pikiran, dan perasaan secara logis dan sistematis dalam bentuk tertulis sehingga pesan tersebut dapat dipahami oleh para pembaca.

Tujuan Menulis
1.Untuk memecahkan masalah
2.Tujuan penugasan
3.Tujuan persuasif
4.Untuk meyakinkan terhadap orang lain tentang suatu informasi
5.Untuk berekspresi dan berkreasi diri

Cara berlatih menyusun paragraf secara bertahap dengan urutan sebagai berikut:
1. mengembangkan gagasan utama menjadi kalimat topik
2.mengembangkan gagasan penjelas menjadi kalimat penjelas
3.melengkapi paragraf dengan kalimat topik
4.menyusun paragraf dari kalimat yang tersedia
5.mengembangkan kalimat topik menjadi paragraf
6.menulis paragraf secara utuh
7.menyusun karangan dari paragaraf yang ada
8.menyusun karangan secara utuh

Hubungan Memulis dengan Membaca
Membaca bersifat reseptif, fungsional, tidak langsung, dan apresiatif. Sedangkan menulis bersifat produktif, tidak langsung, dan ekspresif.

Komentar
  1. R . sonyap mengatakan:

    bantwin aku contoh makalah membaca untuk menulis

    judul bkux : bhsa indonesia untuk perguruan tinggi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s