Budaya

Pranata Mangsa : Kearifan Lokal Tanah Jawa

 

Pranata Mangsa

Pranata mangsa yaitu nama musim/mangsa menurut perhitungan nenek moyang kita. Sebagian besar masyarakat kita adalah agraris, maka dalam hal almanak pun berkembang analisis falaki yang berkaitan dengan tata hubungan manusia dengan alam khususnya untuk memberdayakan sumber daya alam.

Musim Tanam Padi dan Palawija

Ada dua musim besar, sebagai daerah tropis, yakni kemarau (ketigo) dan musim penghujan (rendeng). Untuk bercocok tanam khususnya orang Jawa mengenal dua musim, yakni musim kemarau menjelang musim hujan yang disebut musim labuh (artinya saat mulai mempersiapkan tanam padi) karena musim hujan sudah tiba. Yang kedua yaitu musim menjelang kemarau pada ujung musim hujan disebut musim mareng, yaitu saat petani mempersiapkan lahan kering/tegalan untuk tanaman palawija.

Pranata Mangsa (Nama musim/mangsa)

a) Mangsa Kasa

  • Usia 41 hari, mulai tanggal 23 Juni-2 Agustus
  • Sifatnya, angin berhembus dari timur laut ke barat daya. Siang hari panas sekali dan malam hari dingin menggigil. Mata air mulai mengecil dan pohon hutan mulai gugur daunnya. Saatnya serangga bertelur.
  • Cocok untuk mulai menanam palawija di lahan sawah.

b) Mangsa Karo

  • Usia 23 hari, mulai tanggal 3 Agustus-23 Agustus
  • Angin bertiup sepoi-sepoi dari timur laut ke barat daya. Suhu siang hari panas dan malam hari dingin. Tanah mulai kering dan bengkah
  • Palawija tumbuh dan perlu disiram

c) Mangsa Katelu/Katigo

  • Usia 24 hari, mulai 26 Agustus-18 September
  • Angin bertiup dari utara ke selatan dengan arus sedang
  • Suhu kering dan panas, lebih-lebih di siang hari
  • Jenis tanaman banbu dan umbi gadung mulai keluar tunasnya
  • Mulai tanam palawija

d) Mangsa Kapat

  • Usia 25 hari, mulai 19 September-13 Oktober
  • Angin bertiup sepoi-sepoi dari barat laut ke tenggara
  • Hawa kering dan panas khususnya pada siang hari amat luar biasa, dan malam hari udara kering dan dingin menusuk tulang
  • Mata air sudah banyak yang kering
  • Burung Manyar mulai membangun sarang. Pohon-pohonnnnnnn kapuk randu mulai berbunga (musim bediding)
  • Panen raya palawija

e) Mangsa Kalima

  • Usia 27 hari, mulai tanggal 14 Oktober-9 November
  • Angin bertiup kuat dari barat laut ke tenggara dan kadang disertai hujan
  • Hawa mulai basah, hujan tidak merata
  • Pohon-pohon asam mulai berganti daun dengan yang baru. Jenis tanaman berimpang (empon-empon, seperti kunyit) daun tumbuh lebat. Pohon buah-buahan mulai berbuah
  • Ular keluar dari liang, lalat berkembang biak dan menyebar keluar dari sarang penetasannya
  • Musim bercocok tanam pada ladang dan persiapan padi di sawah

f) Mangsa Kanem

  • Usia 43 hari, mulai tanggal 10 November-22 Desember
  • Angin berhembus dari barat ke timur cukup kencang
  • Hawa mulai basah dan banyak hujan turun
  • Buah-buahan (mangga, rambutan, durian) berbuah
  • Mulai musim tanam padi di sawah

g) Mangsa Kapitu

  • Usia 43 hari, mulai tanggal 23 Desember-3 Februari
  • Angin datang dari barat bertiup ke timur disertai hujan
  • Udara basah dan dingin karena seringnya turun hujan
  • Banjir dimana-mana, hewan liar/burung sulit cari makan
  • Saat tanam padi dikejar dan ditingkatkan

h) Mangsa Kawolu

  • Usia 26,27 hari, mulai tanggal 4 Februari-1 Maret
  • Angin bertiup dari arah barat daya ke timur laut, arus angin keras dan sering berbalik arah
  • Suhu udara basah tetapi hujan turun sudah mulai jarang, dan udara panas mulai mneyengat
  • Tanaman padi menghijau, sebagian orang sudah panen jagung

i) Mangsa Kasanga

  • Usia 25 hari, mulai tanggal 2 Maret-26 Maret
  • Angin bertiup dari selatan ke utara, kuat dan konstan
  • Hawa masih basah tetapi hujan sudah kurang
  • Jeruk dan duku, buah-buahan dalam jenis ini sudah mulai masak
  • Binatang kucing dan anjing mulai masa kawin massal
  • padi tegalan dan sawah mulai menguning

j) Mangsa Dasa/Kasadasa

  • Usia 24 hari, mulai tanggal 27 Maret-19 April
  • Angin bertiup dari tenggara, kuat dan konstan
  • Hawa basah tetapi panas, hujan sudah jarang
  • Banyak burung mulai masa bertelur/membuat sarang
  • Mulai musim panen padi gogo rancah dan padi sawah

k) Mangsa Dhesta

  • Usia 23 hari, mulai tanggal 20 April-12 Mei
  • Angin bertiup dari tenggara ke timur laut
  • Hujan sudah amat jarang sekali, udara mulai panas
  • tanaman umbi-umbian mulai dipanen
  • burung-burung mulai mengerami telurnya
  • Musim panen raya padi sawah

l) Mangsa Saddha

  • Usia 41 hari, mulai tanggal 13 Mei-22 Juni
  • Angin bertiup sepoi-sepoi dari timur ke barat
  • Udara siang hari panas, malamnya dingin menusuk
  • Buah-buahan nanas, jeruk, asam mulai masak
  • Panen padi sawah tinggal sedikit, banyak yang sudah mempersiapkan sawah untuk tanaman palawija

Sumber: RPUL Global, karangan Arief Mudzakir, penerbit Aneka Ilmu, 2006.

Komentar
  1. alimmustafa mengatakan:

    semoga bermanfaat bagi para pembaca

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s